Belajar Menjadi Trader Forex Cerdas Dan Profitable

Belajar Menjadi Trader Forex Cerdas Dan Profitable

BROKER FOREX TERBAIK


Seperti contoh mata uang AUDNZD , ada beberapa minggu ini kami terus bergelut dengan pair ini , ada hari kami masuk dan posisi kami menghasilkan 115 pips. Ada hari kami masuk dan loss 59 pips dan hari ini kami running profit 48 pips. (alumni MTA pasti bisa baca kenapa) .Kami selalu mengakui kami bukan Dewa , kami manusia yang bisa loss, kami murid market selamanya.
"Saya mendedikasikan hidup sebagai murid (murid cerdas) market selamanya" Livermore (#1 Trader on earth).
Cerdas itu gimana menrut kami? Di MTA kami coba mengupas sampai sangat dalam dari berbagai aspek, jangan pernah berharap bisa jd Dewa , dalam trading marketlah Dewanya.
Saya juga mengalami pahitnya trading tentu tertipu master yang sok sakti dan penuh gestur "dewa" tapi inkonsistensi. Saya ajak pembaca flashback master2 baik yang masih ada atau menghilang, merek gonta ganti teknik..itu parah..tapi yang sangat parah adalah gonta ganti Money Management.
Dahulu ketahanan ratusan pips mereka bilang aman, lalu mulai naik jadi 1000 pips dan sekarang 2000 pips. Simple saja dalam sesi psikology Alexander Elder. Seseorang sampai mengganti resikonya karena dia mulai timbul rasa fear dan tak yakin dengan kerangka kerjanya. Lalu kalian nilai saja sendiri (saya jaman dahulu sampai sekarang masih simpan semua SS nama besar FB dalam hal MM dan teknikalnya yang ganti2 krn mereka pasti suka hapus buat hilangkan jejak).
Kami anak muda pengidola "Wall St Trader".
Simple saja, apa yang membuat kami terjun secara allout di trading? karena nama besar kesuksesan mereka. Saya termasuk beruntung dikenalkan VW oleh bbrp teman seangkatanya yang berprofesi sbg trader pro di berbagai negara salah satunya pimpinan board di amerika yaitu Mr Kenji , kami besar disana kami akrab dengan dengan cara pandang dan cara mereka mengelola uang sampai jadi portofolio raksasa yang menggurita. Memiliki kehidupan yang benar2 bebas secara financial.
Bahkan MTA diundang beliau menghadiri sbg murid mrket di event 3 tahunan di bulan desember 2017 di Wall St (di kantor beliau) kami diminta banyak belajar banyak menyimak disana selama 19 hari total 5 orang dimana terdiri dari CEO dan murid MTA yang berprestasi (post ttg ini akan saya post di family dan Mr Kenji sudah umumkan di skype subuh tadi lwt videocall pada MTA sky 27.1-27.5). Kita akan jalan masuk dan belajar langsung dari senior kita disana.
Di Singapore VW sudah diundang buat jd speaker di FMA Summit beberapa waktu lalu di Marina Bay Sands dan kali ini kami pny kans berangkat sbg murid market untuk belajar bersama mereka. Mendengar apa yang mereka diskusikan.
Secara singkat kami berkata "wall st" trader itu idola kami. Seorang fans akan selalu belajar seperti idolanya. Mereka motivasi kami. Karena itulah kami sellau menyinggung mereka di MTA karena kami ingin memiliki atmosfer yang sama di Indonesia.
Impian kami menjadi apa yang kami inginkan lwt trading forex dan metal. Kami tak hanya ingin sekedar makan atau beli bensin,sebagai pimpinan MTA saya tegas katakan kami belajar dan beraksi demi menebus impian kami yaitu hidup dengan lifestyle impian kami. Kami bukan orang munafik yang hanya bilang cukup buat makan tapi kami selalu ingin lebih layaknya para legend yang membayar cash impianya. Saya pemimpin yang wajib memberi motivasi masuk akal dan tinggi buat keluarga saya.
Saya gak bisa bayangkan seorang Bp Jokowi berpidato. "Indonesia santai saja makan 3x sudah cukup gak usah termotivasi jadi bangsa besar cukup bisa makan saja sudah bagus" . Pasti Bp Jokowi akan meotivasi kita jadi bangsa besar dan berdaulat. Itulah pemimpin, Saya wajib memimpin keluarga saya agar mampu bermimpi besar dan mengejarnya dengan optimis jangka panjang1-5 tahun).
Saya sadar post saya ttg indipenden trader di nyinyiri sama pihak yang entah mgkn IB atau apa. Bahkan dibilang keluar negeri tu jalan2 bukan kerja! hehehe sirik sekali yak..
Perlu diketahui bahkan alumni MTA ketawa2..mereka akrab dengan bbrp tmn kami diluar..saya memang belum jadi speaker di komunitas luar..tapi beberapa sahabat saya sudah..mereka bukan kerja br..mereka diundang bicara dan setelah itu jalan2. Kami tdk digaji siapapun bro , kami mengerjakan portofolio WD dan nikmati. Bagi kami dpercaya bekerja sama dengan beberapa sahabat luar itu prestasi yang kami tapaki demi menjadi seperti idola kami di Wall St. Senior kami dapat uang bukan gaji tapi dari share portofolio yang dikelola,gak bisa trading ya gak makan simplenya seperti itu.
Penutup pengalaman pagi saya..Saat kami berteriak keras atas kekeliruan dan kelicikan rebate hunter (forexcopy yang rutin MC. Master yang pura2 rangkap IB dan sebetulnya gbs trading).Akan banyak memancing musuh..kami sadar kenapa bermusuhan? kami kawan kalian ! Saya merangkul kalian..kalian yang selama ini cari uang lwt penderitaan orang secara kontinyu..kami ajak yuk jadi IB yang bener..yuk jd trader yang bener..karena akan langka trader yang mau gesekan di medsos berbagi yang sebenarnya mereka akan lbh banya cuek membiarkan korban jatuh karena gak ada hubunganya ma mereka. Jadi ada ungkapan teman2 gara2 MTA banyak master gulung tikar karena rebatenya mati. Tidak kami tak ada maksud jahat justru kami mengajak yuk kembali jd trader sesuai apa yang dilalui para senior kita para legend. Trading compounding,hidup dari pips. Berbagi ke sesama lwt hasil trading dan punya banyak teman tulus bukan teman yang saling incar rebate. Kami ingin yuk bareng2 jadi IB yang baik bagi yang IB dan yuk bareng2 jd trader yang pro kaloingin jd trader.
Saya masih ingat saat sayabelum aktiv di MTA. Sahabat saya VW sering di nyinyiri sama master2 "gak usah mikir smp Wall St otak saya gak mampu" , " ita mah tradr receh gak ush mikir gede" dll..temen saya hanya senyum2 aja..dan kala dia balik Indo beli property beli otorsport sampai sekarang ditarik kerja sama di floor milik Mr Tanama di grade B. Saat FMA dia berkata.
"Saya bayar cash plus saya kasi bunga bagi org2 nyinyir dan gak berani bermimpi besar mengajak sekitar bermimpi kecil , saya tutup mulut mereka dengan prestasi cash ".
Bukan ttg uang,tapi tentang motivasi. Hidup cuma sekali lakukan apa yang jadi passion kerja kita dan maksimal. Tuhan menciptakan kita tanpa batas kemampuan jadi jangan pernah bermimpi kecil. Tak perlu nyinyir itu tanda gak mampu, tak perlu nyinyir itu malah kelihatan kalau bisnis 'sampingan' kalian terganggu. Jangan bilang sombong karena kami jelas bilang kami bukan dewa dan kami jg loss kok..kami hanya sampaikan trading atmosphere yangs sebenarnya. Kami muak sama penipu itu saja.
Saya rumah di Semarang saya siap bertemu siapapun yang tersinggung, saya gak menyinggung siapapun kan saya ahnaya bercerita realita di Indonesia yang kalian semua juga lihat rasakan dan bahkan jg korbanya. Saya bersama MTA saat saya pegang sekarang hanya ingin "Indonesia bersih dan maju". Jangan teriak2 maki koruptor kalo kalian sendiri nyinyir dengki saat atmosfer trading Indonesia diberikan pandnagan ttg trading yang sebenarnya dan membuat bisnis refferal yang "Nakal" Terganggu.
Daripada bisik2 mending datang kesemarang dan bertemu saya kita bisa ngbrol banyak sebagai teman. Saya yakin anak cucu kita gak butuh cara kotor cari uang tapi buuh skill yang dilatih dan udara bersih.